Kali ini, yang akan menjadi bahasan kita, adalah seputar ubarampe. Anda yang mungkin sudah cukup familiar dengan ritual kejawen, pasti paham ubarampe ini apa. Tetapi banyak dari kita, belum sepenuhnya memahami bahwa ubarampe itu sama sekali tidak mistis asal usulnya.

Apa itu ubarampe? Ubarampe adalah segala macam alat, piranti, atau perlengkapan yang dipakai dalam sebuah ritual. Isinya bisa berbeda-beda, tergantung kebutuhan ritual yang dijalankan.

Jadi antara satu ritual dengan ritual yang lain, kemungkinan memang mempersyaratkan ubarampe yang tidak sama.

Ubarampe ini pasti dibutuhkan, dalam setiap ritual dalam tradisi Jawa. Dan masing-masing dari ubarampe tersebut, memiliki makna tersendiri. Entah itu mewakili nilai-nilai yang kita junjung tinggi sebagai masyarakat, maupun mewakili pengharapan dan keinginan kita sebagai manusia.

Contohnya, nasi tumpeng. Anda pasti tahu nasi tumpeng ini apa. Tetapi tahukah Anda, bahwa dalam fungsinya sebagai ubarampe atau sesaji, maka nasi tumpeng ini melambangkan kemakmuran, kerja keras, sekaligus ketaatan beragama.

Itu baru nasi tumpeng saja, belum uborampe yang lain-lain. Contohnya lagi, cengkir. Alias kelapa gading yang masih muda. Cengkir merupakan lambang kekuatan batin dan kecerdasan pikiran. Artinya, dalam bertindak kita tidak boleh hanya mengandalkan otak dan otot saja. Tetapi hati dan akal budi juga.


Baca Juga :


Kemudian ada juga kembang mayang, yang berupa rangkaian hiasan dari buah dan bunga. Kembang mayang melambangkan pasangan manusia yang telah siap lahir dan batin untuk menyemai bibit generasi berikutnya.

Keris, ada kalanya juga dipersyaratkan sebagai ubarampe. Secara umum merupakan perlambang keberanian dan kepercayaan diri. Tetapi tentu saja, seperti yang kita ketahui, makna dan perlambang keris itu macam-macam. Beda-beda tergantung jumlah luk, serta pamornya.

Ubarampe lain yang kerap dipersyaratkan dalam ritual kejawen, adalah bubur, yang merupakan perlambang cikal bakal manusia. Serta harapan agar dapat menjadi manusia yang mampu mengendalikan hawa nafsunya.

Adapun kembang, terutama kembang setaman, merupakan ubarampe yang saya yakin, hampir semua dari Anda pernah dengar. Dan kebetulan peranan kembang setaman dalam ubarampe ritual, sebelumnya juga sudah sempat kita bahas.

Tidak hanya kembang setaman, sekapur sirih juga merupakan ubarampe, yang melambangkan kesiapan dalam menghadapi segala persoalan dan ujian dalam hidup.

Sedangkan santan kanil, melambangkan sari kehidupan dan pengingat agar senantiasa menghargai jasa ibu yang telah melahirkan kita.
Air putih, sebagai ubarampe, melambangkan kesucian, agar kita senantiasa bersih lahir batin. Kalau jajan pasar, fungsinya melambangkan kerukunan dan persatuan. Kemudian ayam ingkung, merupakan lambang pengorbanan orang tua.

Ubarampe lain yang lazim ditemui, adalah pisang raja. Yang merupakan lambang keberhasilan. Agar kita selalu ingat pada tujuan hidup, yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Buah-buahan, disertakan juga dalam uborampe sebagai lambang proses pematangan diri manusia. Sedangkan dedaunan, termasuk daun kluwih, daun beringin, atau dedaunan lain, merupakan lambang perlindungan Tuhan yang Maha Kuasa.

Tebu wulung, itu melambangkan kekuatan dan kemantapan batin. Agar budi pekerti kita setegak tanaman temu jenis ini. Kalau janur kuning, fungsinya melambangkan cahaya terang yang diridhoi Tuhan dalam hidup.

Selain dari ubarampe-ubarampe yang telah saya sebutkan ini, piranti lain tentu saja masih banyak. Dan masing-masing ubarampe tersebut mewakiil maknanya masing-masing.

Karena memang inilah cara leluhur kita meninggalkan pesan dan kebijaksanaan. Secara terselubung, berbalut tradisi, agar dapat kita pahami, menurut keinginan apa yang kita kehendaki.

Ubarampe tersebut, tentu saja tidak selalu dibutuhkan semuanya. Karena seperti yang telah saya sampaikan di depan tadi, biasanya setiap ritual mempersyaratkan ubarampe yang tidak sama.

Bahkan kadang, ubarampe yang dipersyaratkan cenderung tidak wajar. Dan sulit dicari. Contohnya kambing kendhit, atau ayam cemani. Tujuannya untuk menguji kesungguhan kita, seperti yang dulu sudah pernah saya sampaikan, di salah satu video yang telah lampau.

Seperti itulah kurang lebihnya, tentang apa itu ubarampe, contoh-contohnya, serta makna dan pengharapan di baliknya. Semoga menjadikan wawasan sekaligus perbendaharaan ilmu bagi kita.

Apa itu Uborampe, Dan Apa Saja Manfaatnya?
Tagged on: